Jumat, 21 Oktober 2011

3 kesalahan menejemen keuangan pengusaha pemula

Kesalahan manajemen keuangan, diakui atau tidak, sering menjadi sumber masalah bagi banyak pengusaha pemula. Saya tidak bermaksud mengatakan rekan-rekan pengusaha pemula tidak pintar mencari uang, faktanya mereka sangat piawai menangkap peluang, mengembangkan produk/jasa inovatif, dan mengubahnya menjadi bisnis yang menguntungkan.
Hanya saja, karakter alamai jiwa muda yang selalu bersemangat—dan memang positif di satu sisinya—sering membuat mereka lepas kendali yang akhirnya berujung pada keputusan-keputusan tidak pas, terutama sekali di wilayah manajemen keuangan.
Prinsip yang paling saya sukai dari rekan-rekan pengusaha muda adalah: “Setiap masalah ada jalan keluarnya”—jika sungguh-sungguh diusahakan dan dilaksanakan secara disiplin tentunya. Hal yang sama berlaku di wilayah keuangan.
Kesalahan manajemen keuangan dapat dihindari jika sejak awal disadari bahwa keputusan tertentu bisa berpengaruh buruk terhadap keuangan perusahaan, entah itu dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk itu perlu pertimbangan yang matang, kalau bisa dihindari. selengkapnya ..

Master Bisnis Administrasi Keuangan


MBA - Keuangan di Grand Canyon University, Ken Blanchard College of Business AS / Amerika Serikat, Phoenix, AZ. Dapatkan informasi mengenai sekolah dan program di sini! Hubungi sekolah dalam 1 klik saja.


Master of Business Administration dengan Penekanan dalam menggabungkan Keuangan berbasis luas, manajemen umum kurikulum program MBA dengan studi khusus di bidang keuangan yang mempersiapkan siswa untuk posisi manajemen lanjutan di perusahaan keuangan atau perbankan investasi. selengkapnya ..

Manajemen

Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.[1] Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.[2] Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.[3] Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal